Teknologi
Home » Indeks » Motorola Edge 70 Resmi Meluncur, Desain Tipis Mirip Moto X70 Air dengan Kamera 50 MP

Motorola Edge 70 Resmi Meluncur, Desain Tipis Mirip Moto X70 Air dengan Kamera 50 MP

Motorola Edge 70 Resmi Meluncur, Desain Tipis Mirip Moto X70 Air dengan Kamera 50 MP
Motorola Edge 70 Resmi Meluncur, Desain Tipis Mirip Moto X70 Air dengan Kamera 50 MP

Motorola kembali membawa seri andalannya ke pasar global melalui motorola edge 70. Ponsel ini langsung menarik perhatian karena tampil dengan desain tipis yang disebut selevel Moto X70 Air yang lebih dulu muncul di pasar tertentu. Bedanya motorola edge 70 diposisikan sebagai varian internasional dengan spesifikasi yang lebih cocok untuk pengguna Asia dan Eropa. Motorola mencoba menggabungkan tiga hal dalam satu perangkat yaitu bodi ringan, layar kelas atas, dan kamera yang bisa diandalkan untuk media sosial.

Dari sisi desain motorola edge 70 mengusung bodi yang sangat ramping. Ketebalannya berada di kisaran 7 mm dengan berat yang masih ramah untuk dipakai satu tangan. Bagian belakang memakai material matte yang tidak mudah menyimpan sidik jari. Bingkainya dibuat melengkung sehingga ponsel terasa lebih tipis ketika digenggam. Motorola juga membawa sertifikasi perlindungan terhadap percikan air sehingga perangkat masih aman dipakai di luar ruangan. Ini penting karena ponsel tipis biasanya dikompromikan di sisi durabilitas.

Layar menjadi salah satu nilai jual utama. Motorola menanamkan panel pOLED berukuran sekitar 6,7 inci dengan resolusi setara Full HD Plus. Refresh rate disetel 144 Hz yang artinya lebih tinggi dari kebanyakan ponsel menengah yang masih di 120 Hz. Bagi pengguna yang sering bermain gim atau sekadar menggulir media sosial, perbedaan kelancaran animasi akan terasa. Tingkat kecerahan juga ditingkatkan sehingga konten tetap terbaca di bawah sinar matahari. Motorola menambahkan fitur Always On Display dan sertifikasi untuk konten video HDR sehingga cocok untuk streaming.

Untuk dapur pacu, motorola edge 70 memakai chipset 5G kelas menengah atas keluaran terbaru. Konfigurasi ini dipadukan dengan RAM minimal 8 GB dan penyimpanan internal mulai 256 GB. Kombinasi ini sudah cukup untuk multitugas, merekam video beresolusi tinggi, dan bermain gim populer. Motorola menjaga temperatur perangkat dengan sistem pembuangan panas yang dirancang ulang supaya bodi yang tipis tidak cepat panas. Sistem operasi yang digunakan adalah Android versi terbaru dengan antarmuka ringan khas Motorola yang tidak banyak bloatware.

Bagian kamera mendapat perhatian karena menjadi faktor pembeda di kelas harga ini. Kamera utama motorola edge 70 beresolusi 50 MP dengan sensor besar dan bukaan lebar. Teknologi stabilisasi optik ditanam agar hasil foto dan video tetap tajam sekalipun diambil saat bergerak. Kamera kedua berupa ultrawide yang juga berfungsi sebagai makro sehingga pengguna bisa mengambil foto jarak dekat tanpa memindah mode. Di bagian depan terpasang kamera selfie 32 MP yang sudah dilengkapi pencitraan AI untuk memperhalus kulit dan menyesuaikan tone warna Asia. Dengan kombinasi ini Motorola ingin memastikan ponsel dapat dipakai langsung untuk konten media sosial tanpa perlu banyak edit.

Huawei Watch Fit 5 dan Fit 5 Pro Resmi Meluncur, Bawa Fitur Kesehatan Lebih Lengkap dan Layar Lebih Cerah

Sektor baterai tetap dijaga meskipun bodi ponsel dibuat tipis. Dari bocoran awal motorola edge 70 membawa baterai sekitar 4.600 mAh. Kapasitas ini sudah cukup untuk satu hari penggunaan aktif karena panel pOLED terkenal hemat daya. Motorola juga membenamkan pengisian cepat yang bisa mengisi penuh dalam waktu singkat. Pengguna yang sering mobile akan terbantu karena tidak harus menunggu terlalu lama di stop kontak. Dukungan pengisian nirkabel kemungkinan juga tersedia untuk varian tertentu bergantung pasar.

Fitur penunjang lain ikut lengkap. Ada NFC untuk pembayaran maupun top up kartu transportasi, WiFi generasi terbaru, Bluetooth dengan latensi rendah untuk perangkat audio serta sensor sidik jari di layar. Motorola menambahkan beberapa fitur cerdas seperti pengaktifan kamera dengan gerakan pergelangan dan tangkapan layar cepat dengan dua ketukan. Fitur fitur ini sudah menjadi ciri khas Motorola dan biasanya disukai pengguna lama.

Dengan paket seperti itu motorola edge 70 terlihat menyasar segmen menengah premium. Ini segmen yang diisi pengguna yang ingin desain tipis dan layar halus tetapi tidak ingin membayar harga flagship. Motorola tampaknya ingin mengulang momentum di beberapa negara Asia yang menerima baik seri Edge sebelumnya. Apalagi brand ini belakangan kembali agresif setelah diakuisisi Lenovo dan mulai memperbanyak distribusi resmi. Jika harga jualnya bisa ditekan di kisaran kompetitif maka motorola edge 70 berpeluang menjadi alternatif menarik dari ponsel Cina yang mendominasi kelas harga ini.

Bagi pembeli yang mempertimbangkan motorola edge 70 ada tiga poin yang layak digarisbawahi. Pertama desain tipis dan ringan yang jarang ditemui di kelasnya. Kedua layar pOLED 144 Hz yang belum banyak dimiliki kompetitor. Ketiga kamera 50 MP dengan OIS yang akan berguna untuk foto malam dan video pendek. Selama harga jualnya tidak terpaut jauh dari generasi sebelumnya ponsel ini bisa menjadi salah satu rilis Motorola yang paling kompetitif sepanjang 2025.

Motorola “Signature” & Edge 70 Fusion Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *