Bisnis Keuangan
Home » Indeks » BNI Bagikan Dividen Rp349 per Saham, Investor Catat Jadwal Cum Dividen hingga Pembayaran

BNI Bagikan Dividen Rp349 per Saham, Investor Catat Jadwal Cum Dividen hingga Pembayaran

BNI Bagikan Dividen Rp349 per Saham, Investor Catat Jadwal Cum Dividen hingga Pembayaran

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI resmi menetapkan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham dari tahun buku 2025. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 Maret 2026.

Melalui keputusan tersebut, BNI akan membagikan dividen sebesar Rp13,03 triliun atau sekitar Rp349 per lembar saham kepada investor. Nilai ini setara dengan 65 persen dari laba bersih perseroan sepanjang 2025 yang mencapai Rp20,04 triliun.

Pembagian dividen ini menjadi salah satu bentuk komitmen BNI dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus mencerminkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun lalu.

Jadwal Lengkap Pembagian Dividen BBNI

Investor yang ingin memperoleh dividen BBNI perlu memperhatikan jadwal penting yang telah diumumkan perusahaan. Berdasarkan informasi yang beredar di pasar modal, berikut tahapan pembagian dividen tahun buku 2025:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 17 Maret 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 18 Maret 2026
  • Recording date: 19 Maret 2026
  • Pembayaran dividen: 7 April 2026

Dengan jadwal tersebut, investor yang ingin mendapatkan dividen harus memiliki saham BBNI paling lambat pada tanggal cum dividen.

IHSG Sesi I Ambruk 3,76 Persen, Rp482 Triliun Kapitalisasi Pasar Langsung Menguap

Rasio Dividen 65 Persen dari Laba Bersih

Dalam keputusan RUPST, perseroan menyetujui pembagian 65 persen laba bersih sebagai dividen kepada pemegang saham. Sementara sisa 35 persen laba atau sekitar Rp7,01 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis dan memperkuat struktur permodalan bank.

Kebijakan ini menunjukkan strategi BNI untuk tetap menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada investor dan kebutuhan pendanaan untuk pertumbuhan jangka panjang.

BNI Siapkan Buyback Saham hingga Rp905 Miliar

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp905,48 miliar. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus memberi fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola struktur permodalan.

Langkah buyback kerap digunakan perusahaan terbuka ketika manajemen menilai harga saham belum mencerminkan nilai fundamentalnya. Di sisi lain, aksi korporasi tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis perusahaan.

Prospek Saham BBNI

Dengan dividen yang cukup besar dan kebijakan buyback saham, BBNI dinilai tetap menarik bagi investor yang mencari kombinasi antara potensi capital gain dan pendapatan dividen. Beberapa analis bahkan memperkirakan dividend yield saham BBNI berada di kisaran sekitar 8 persen, tergantung pada harga saham saat pembagian dividen.

ChatGPT Kini Bisa Terhubung ke Rekening Bank, OpenAI Gandeng Plaid untuk Fitur Finansial Baru

Kinerja keuangan yang stabil serta strategi penguatan permodalan diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan BNI di tengah dinamika sektor perbankan dan pasar modal Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *