Dunia gaming tidak lagi melulu soal menara CPU raksasa dengan lampu RGB yang menyilaukan dan memakan separuh meja kerja Anda. Evolusi teknologi semikonduktor, terutama pada arsitektur prosesor mobile dan integrated graphics (iGPU), telah membuka era baru: era Mini PC Gaming.
Di tahun 2026 ini, rekomendasi mini pc gaming murah menjadi salah satu kata kunci yang paling dicari oleh para gamers dengan anggaran terbatas atau mereka yang menyukai konsep meja minimalis (desk setup). Namun, memilih Mini PC di awal tahun 2026 ini memiliki tantangan tersendiri. Seperti yang dilaporkan oleh Kompas Tekno pada 14 Februari 2026, pasar perangkat keras sedang mengalami gejolak harga akibat krisis pasokan RAM global, yang sedikit banyak mengerek harga unit Mini PC di pasaran.
Meskipun demikian, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan perangkat berkualitas dengan harga miring. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang Mini PC gaming, mulai dari tips memilih di tengah krisis komponen, hingga daftar rekomendasi produk terbaik yang bisa Anda beli saat ini.
Mengapa Mini PC Gaming Menjadi Primadona di 2026?
Sebelum masuk ke daftar rekomendasi mini pc gaming murah, penting untuk memahami mengapa perangkat sekecil kotak makan siang ini bisa menjalankan game kompetitif hingga AAA.
1. Efisiensi Ruang dan Estetika
Bagi Anda yang tinggal di apartemen, kamar kos, atau memiliki ruang kerja terbatas, desktop tower konvensional adalah musuh tempat. Mini PC, dengan volume rata-rata di bawah 1 liter, bisa ditempel di belakang monitor (menggunakan VESA mount) atau diletakkan di sudut meja tanpa mengganggu estetika.
2. Lonjakan Performa iGPU (Ryzen & Intel Arc)
Kunci dari rekomendasi mini pc gaming murah terletak pada prosesornya. Di tahun 2026, AMD dengan seri Ryzen 8000/9000 APU dan Intel dengan arsitektur Core Ultra (Meteor Lake/Arrow Lake) telah membawa grafis terintegrasi ke level setara kartu grafis diskrit entry-level (seperti GTX 1650 atau RX 6400). Ini memungkinkan Anda bermain Genshin Impact, Valorant, CS2, bahkan Cyberpunk 2077 (pada setting rendah-menengah) tanpa perlu kartu grafis tambahan yang mahal.
3. Efisiensi Daya Listrik
PC Desktop gaming bisa menyedot daya 500-800 Watt. Mini PC? Rata-rata hanya membutuhkan 35-65 Watt, dengan puncaknya mungkin di 100 Watt. Ini adalah penghematan tagihan listrik yang masif dalam jangka panjang.
Tantangan Pasar 2026: Menyiasati Krisis RAM
Mengutip laporan Kompas.com (14/02/2026), harga komponen elektronik, khususnya memori (RAM), mengalami lonjakan signifikan di awal tahun ini. Hal ini berdampak pada harga jual Mini PC, terutama varian barebone (tanpa RAM dan SSD).
Tips Pintar:
Saat mencari rekomendasi mini pc gaming murah di masa krisis ini, pertimbangkan untuk membeli unit pre-built (sudah termasuk RAM dan SSD). Seringkali, produsen besar seperti Beelink, Minisforum, atau GMKtec memiliki kontrak stok lama dengan vendor memori, sehingga harga paket lengkap mereka justru lebih murah dibandingkan Anda membeli unit kosong dan membeli RAM DDR5 secara terpisah yang harganya sedang melambung.
Faktor Kunci Memilih Mini PC Gaming Murah
Agar tidak menyesal, perhatikan 4 pilar utama ini sebelum checkout:
1. Prosesor adalah Segalanya
Karena Mini PC murah jarang memiliki slot GPU diskrit, Anda bergantung pada iGPU dalam prosesor.
- Pilihan Terbaik (AMD): Cari minimal seri Ryzen 6000 (Radeon 680M) atau Ryzen 7000/8000 (Radeon 780M). Chip grafis ini adalah raja di kelas budget.
- Pilihan Terbaik (Intel): Cari minimal Intel Core Ultra (Arc Graphics) atau minimal Intel N-Series (N100/N305) untuk gaming super ringan dan emulator.
2. Wajib Dual Channel RAM
Ini adalah hukum wajib yang tak bisa ditawar. Performa gaming pada iGPU akan naik hingga 30-40% jika Anda menggunakan konfigurasi RAM Dual Channel (misal: 8GB x 2 keping, bukan 16GB x 1 keping). Pastikan Mini PC yang Anda beli mendukung dua slot SODIMM.
3. Sistem Pendingin (Thermal Management)
Musuh utama performa adalah panas. Mini PC murah sering memotong biaya di sektor kipas. Carilah review yang menunjukkan bahwa unit tersebut tidak mengalami throttling (penurunan kecepatan) saat digunakan bermain game lebih dari 1 jam.
4. Konektivitas Masa Depan
Pastikan ada port USB4 atau Thunderbolt. Mengapa? Karena jika Anda punya uang lebih di masa depan, Anda bisa memasang External GPU (eGPU) melalui port ini untuk menyulap Mini PC murah Anda menjadi monster gaming.
12 Rekomendasi Mini PC Gaming Murah Terbaik (Edisi 2026)
Berdasarkan kurasi dari Tirto.id, Duniagames, dan My-Best, berikut adalah daftar lengkap yang dikategorikan berdasarkan rentang harga dan performa.
(Catatan: Harga bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi pasar akibat krisis komponen).
Kategori 1: “Budget King” (Rp 2 Juta – Rp 3,5 Juta)
Cocok untuk: League of Legends, Dota 2 (Low), Minecraft, Roblox, Emulasi PS1/PS2.
1. GMKtec NucBox G3 (Intel N100)
Varian termurah yang sangat populer. Meskipun menggunakan prosesor low-power Intel N100, performanya mengejutkan untuk game ringan dan emulasi retro.
- Spesifikasi: Intel N100, Intel UHD Graphics, RAM 8GB/16GB, SSD 512GB.
- Kelebihan: Sangat murah, hemat daya luar biasa, ukuran sangat kecil.
- Kekurangan: Tidak kuat untuk game AAA modern.
2. Chuwi LarkBox X (2025/2026 Refresh)
Chuwi konsisten menghadirkan rekomendasi mini pc gaming murah dengan desain yang cantik. LarkBox X menawarkan keseimbangan antara estetika putih bersih dan performa cukup untuk casual gaming.
- Spesifikasi: Intel N100 / AMD Ryzen 3750H (varian lama), RAM 12GB LPDDR5.
- Kelebihan: Desain premium, port dual LAN.
- Kekurangan: RAM tanam (onboard) tidak bisa di-upgrade pada beberapa model.
3. Beelink Mini S12 Pro
Pesaing ketat GMKtec dengan kualitas build yang sedikit lebih solid. Sangat andal untuk dijadikan mesin emulasi (Batocera/RetroArch) atau Home Theater PC.
- Spesifikasi: Intel N100, 16GB RAM, 500GB NVMe.
- Kelebihan: Pendinginan hening, port lengkap.
Kategori 2: “Sweet Spot 720p/1080p Gaming” (Rp 4 Juta – Rp 6 Juta)
Cocok untuk: Genshin Impact, Valorant, GTA V, FIFA/EAFC, Overwatch 2.
4. Beelink SER5 Max (Ryzen 5800H)
Ini adalah legenda dalam daftar rekomendasi mini pc gaming murah. Menggunakan prosesor Ryzen 5000 series yang sudah matang, iGPU Vega 8 di dalamnya masih sangat mumpuni untuk esports di resolusi 1080p.
- Spesifikasi: AMD Ryzen 7 5800H, Radeon Vega 8, RAM 16GB/32GB, SSD 500GB/1TB.
- Kelebihan: TDP bisa diatur (54W) untuk performa maksimal, harga sangat stabil.
- Kekurangan: Arsitektur GPU agak tua (Vega), belum RDNA2.
5. Minisforum UM560 XT
Minisforum dikenal dengan desain mainboard yang lebih baik. Seri UM560 XT memberikan performa Ryzen 5 yang solid dengan sistem pendingin liquid metal yang jarang ada di kelas harga ini.
- Spesifikasi: AMD Ryzen 5 5600H, RAM Dual Channel Support, Slot 2.5 inch SATA tersedia.
- Kelebihan: Suhu operasional sangat dingin dibanding kompetitor.
6. GenMachine Ren 5000
Merek yang sedang naik daun di marketplace lokal. Menawarkan spesifikasi yang sama dengan Beelink namun seringkali dengan harga yang lebih miring atau “murah meriah”.
- Spesifikasi: Ryzen 5 5560U / 5700U.
- Kelebihan: Harga sangat agresif.
- Kekurangan: Dukungan driver dan garansi tidak sekuat merek besar.
7. Firebat MN56
Salah satu opsi rekomendasi mini pc gaming murah dengan desain futuristik. Firebat mulai mendapatkan kepercayaan pasar Indonesia berkat harga promo yang sering tidak masuk akal murahnya.
- Spesifikasi: Ryzen 5 5600H, Wi-Fi 6.
- Kelebihan: Desain casing menarik, sirkulasi udara baik.
Kategori 3: “Performance Beast” (Rp 6,5 Juta – Rp 9 Juta)
Cocok untuk: Cyberpunk 2077 (Low-Med), Elden Ring, Red Dead Redemption 2, Call of Duty Warzone.
8. Beelink SER6 (Ryzen 6900HX / 7735HS)
Di sinilah level permainan berubah. Dengan arsitektur RDNA2 (Radeon 680M), performa grafisnya setara dengan GTX 1050 Ti. Ini adalah titik masuk terbaik untuk AAA gaming di form factor mini.
- Spesifikasi: Ryzen 7 7735HS, Radeon 680M, DDR5 RAM.
- Kelebihan: Performa grafis lompat jauh dari Vega, mendukung USB4 (bisa eGPU).
- Kekurangan: Harga RAM DDR5 sedang naik (berdasarkan berita Kompas).
9. Minisforum UM780 XTX
Salah satu rekomendasi mini pc gaming murah terbaik untuk kelas atas namun masih terjangkau dibanding rakit PC. Dilengkapi dengan Oculink port yang memberikan bandwidth lebih besar untuk eGPU dibanding Thunderbolt.
- Spesifikasi: Ryzen 7 7840HS, Radeon 780M (RDNA3).
- Kelebihan: Performa iGPU terkuat saat ini (Radeon 780M), port Oculink.
10. GMKtec K6 / K8
Seri K dari GMKtec selalu menghancurkan harga pasar. Menawarkan Ryzen 7 7840HS atau 8845HS dengan harga yang seringkali 1-2 juta lebih murah dari kompetitor.
- Spesifikasi: Ryzen 7 8845HS, Dual Fan Cooling.
- Kelebihan: Price to Performance ratio terbaik di 2026.
- Kekurangan: Kipas bisa terdengar agak bising pada full load.
11. Intel NUC 13 Pro (Arena Canyon) – Versi i5
Meskipun divisi NUC sudah diakuisisi ASUS, stok lama atau versi baru ASUS NUC masih menjadi primadona bagi pecinta Intel. Iris Xe Graphics pada seri ini sudah cukup matang.
- Spesifikasi: Intel Core i5-1340P, Intel Iris Xe.
- Kelebihan: Stabilitas driver Intel, durabilitas legendaris.
- Kekurangan: Performa gaming iGPU masih di bawah AMD Ryzen.
12. Mac Mini M2 / M4 (Refurbished/Second)
Meski bukan PC Windows, Mac Mini M2 bekas atau versi dasar sering masuk kategori “murah” untuk performa yang ditawarkan. Gaming di Mac semakin berkembang dengan Game Porting Toolkit.
- Spesifikasi: Chip Apple M2/M4.
- Kelebihan: Efisiensi daya tak tertandingi, nilai jual kembali tinggi.
- Kekurangan: Kompatibilitas game terbatas dibanding Windows.
Analisis Harga: Dampak Krisis RAM Februari 2026
Mengacu pada referensi Kompas.com, pembeli di bulan Februari 2026 harus lebih jeli. Kenaikan harga RAM DDR5 global membuat harga Mini PC varian barebone (tanpa RAM/SSD) menjadi kurang menarik.
Sebagai simulasi:
- Harga Kit RAM DDR5 32GB (2x16GB) di Januari 2026: Rp 1.200.000.
- Harga Kit RAM DDR5 32GB di Februari 2026: Melonjak ke Rp 1.800.000++.
Oleh karena itu, rekomendasi mini pc gaming murah saat ini lebih condong ke unit yang sudah pre-installed dari pabrik. Produsen biasanya menahan harga paket agar tetap kompetitif, menyerap sebagian biaya kenaikan komponen tersebut. Jadi, jangan tergiur harga barebone yang tampak murah sebelum Anda mengecek harga RAM di marketplace lokal hari ini.
Mini PC vs Rakit PC: Mana yang Lebih “Worth It”?
Banyak pembaca Tirto.id dan Duniagames sering bertanya: “Mending rakit PC bekas atau beli Mini PC baru?”
Berikut perbandingannya untuk tahun 2026:
| Fitur | Mini PC Gaming Murah | Rakit PC Bekas (Budget Sama) |
| Ukuran | Sangat Kecil (Portable) | Besar, Makan Tempat |
| Konsumsi Daya | 35W – 65W | 300W – 500W |
| Performa Grafis | Menengah (720p/1080p Low) | Tinggi (Bisa dapat GPU diskrit bekas) |
| Garansi | Baru (1-3 Tahun) | Personal/Tidak Ada (Gacha) |
| Kemudahan | Plug and Play | Harus merakit & troubleshoot |
| Konektivitas | Wi-Fi 6 & BT 5.2 Bawaan | Seringkali butuh dongle tambahan |
Kesimpulan: Jika Anda mengejar performa murni dan tidak peduli tagihan listrik atau ruang, rakit PC bekas mungkin menang. Tapi untuk kenyamanan, efisiensi, dan garansi, Mini PC adalah pemenangnya.
Tips Mengoptimalkan Mini PC Gaming Agar “Ngebut”
Membeli dari daftar rekomendasi mini pc gaming murah di atas hanyalah langkah awal. Untuk mendapatkan FPS maksimal, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Alokasikan VRAM di BIOS
iGPU menggunakan RAM sistem sebagai memori video (VRAM). Masuk ke BIOS, cari pengaturan UMA Frame Buffer atau VRAM Allocation, dan ubah dari Auto atau 512MB menjadi 4GB atau 8GB (jika total RAM Anda 16GB ke atas). Ini akan mengurangi stuttering pada game berat.
2. Gunakan Kabel HDMI/DP Berkualitas
Pastikan kabel Anda mendukung refresh rate monitor Anda. Jangan sampai Mini PC mampu menghasilkan 120FPS di Valorant, tapi kabel Anda membatasi di 60Hz.
3. Update Driver “Adrenalin” atau “Intel Arc Control”
Jangan gunakan driver bawaan Windows Update. Unduh langsung dari situs AMD atau Intel. Fitur seperti Radeon Super Resolution (RSR) atau Intel XeSS bisa meningkatkan FPS secara drastis dengan teknik upscaling.
4. Perhatikan Sirkulasi Udara
Jangan tumpuk buku atau kertas di atas Mini PC. Pastikan lubang intake dan exhaust udara bebas hambatan. Jika berani, Anda bisa mengganti thermal paste bawaan dengan merek premium seperti Thermal Grizzly atau Honeywell PTM7950 untuk menurunkan suhu 5-10 derajat Celcius.
Kesimpulan
Mencari rekomendasi mini pc gaming murah di tahun 2026 memang memerlukan ketelitian ekstra, terutama dengan adanya fluktuasi harga komponen seperti RAM. Namun, opsi yang tersedia di pasaran saat ini jauh lebih bervariasi dan bertenaga dibandingkan lima tahun lalu.
Jika Anda memiliki anggaran di bawah Rp 4 juta, GMKtec NucBox G3 atau Beelink Mini S12 adalah pilihan cerdas untuk casual gaming. Jika anggaran Anda mencapai Rp 5-7 juta, seri Beelink SER5 Max atau Minisforum UM series dengan prosesor Ryzen adalah investasi terbaik yang menawarkan performa mendekati konsol game.
Ingatlah bahwa “murah” bukan berarti murahan. Dengan pemilihan spesifikasi yang tepat (terutama Dual Channel RAM dan prosesor yang sesuai), Mini PC kecil di atas meja Anda bisa menjadi jendela menuju dunia petualangan digital yang tanpa batas.
Selamat berburu Mini PC impian Anda!
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
A: Prosesor (CPU) dan VGA (GPU) pada Mini PC umumnya disolder permanen (onboard) dan tidak bisa diganti. Yang bisa di-upgrade biasanya hanya RAM dan SSD (Penyimpanan). Namun, Anda bisa menambah VGA eksternal (eGPU) jika Mini PC memiliki port USB4/Thunderbolt/Oculink.
A: Ya, karena ukurannya kecil, suhu akan lebih cepat naik dibanding Desktop besar. Namun, Mini PC gaming modern sudah dirancang untuk tahan suhu hingga 90-95 derajat Celcius. Selama tidak mati mendadak (shutdown), suhu tinggi adalah hal wajar pada laptop/mini PC saat beban kerja berat.
A: Intel NUC (sekarang dipegang ASUS) memiliki reputasi durabilitas terbaik. Namun, merek seperti Beelink dan Minisforum telah membuktikan kualitasnya dalam beberapa tahun terakhir dan memiliki komunitas pengguna yang besar untuk dukungan teknis.
A: Sangat disarankan minimal 16GB (8GB x 2). Game modern dan sistem operasi Windows 11 semakin boros memori. 8GB sudah dianggap kurang untuk multitasking sambil gaming.



Komentar